Tampilkan postingan dengan label Intermezzo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Intermezzo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Desember 2023

Tulisan Pertama Pada Penghujung Tahun 2023 : Sebuah Renungan & Resolusi

 Judulnya bombastis sekali. Padahal hanya ingin nulis hal biasa aja. Biar di deretan arsip muncul tahun 2023. Biar kelihatan seolah-olah aktif nulis dari tahun 2010 hingga 2023, padahal di tahun 2023 tidak sempat nulis di blog ini sama sekali. Sudah mungkin tulisan ini isinya hanya seperti ini saja. Terus terang saya bingung ingin menulis apa. Jika judulnya ada tentang renungan, mungkin yang perlu saya renungkan adalah kondisi kesehatan. Jadi teringat di podcastnya Raditya Dika, kita akan merasa tua jika ketika pup kita kecapekan. Nah itu yang sedang saya alami. Semoga tahun depan saya bisa menjaga pola makan, pola kerja dan pola istirahat agar seimbang dan kesehatan menjadi semakin baik. Setidaknya tidak merasa tua seperti yang dikatakan Radit.

Jumat, 16 Desember 2016

Kereta yang Membisu

Tak terasa sudah 5 bulan di Jogja. Hidup sebagai anak rantau ababil di Kota Gudeg untuk memenuhi kewajiban tolibul ilmi. Kenapa kubilang ababil? Karena meskipun kuliah dan ndekos di Jogja, aku tetap pulang kampung setiap 2 minggu sekali. Banyaknya pekerjaan di rumah mengharuskanku untuk sering bolak-balik Jogja-Nganjuk. Banyak hal yang harus ku-urus sehingga wajib pulang 2 minggu sekali.

Angkutan favoritku untuk memobilisasi pulang kampung atau sebaliknya adalah kereta. Yap, selain murah dan nyaman, kereta dapat di-andalkan untuk masalah ketepatan waktu. Berangkat dan tiba yang hampir jarang meleset. Aku biasa naik kereta Ekonomi Kahuripan untuk pulang dan kadang kereta Sri Tanjung untuk kembali ke Jogja. Namun dalam 1 bulan ini karena banyaknya urusan di rumah aku terpaksa untuk menunggangi kereta malam. Yang mana kereta malam kebanyakan adalah kereta Bisnis dan Eksekutif yang harganya 2-3 kali lipat kereta Ekonomi. Mau nggak mau aku harus naik itu, karena nggak ada pilihan reasonable yang lain.

Yap, dengan kereta Bisnis aku bisa sedikit lebih lama di rumah. Biasanya sampai Nganjuk sabtu pagi, kemudian dirumah bentar, selanjutnya aku berangkat ke basecamp sampai minggu malam, kadang sampai senin pagi. Senin sore aku harus kembali ke Jogja, karena jam 11 malam ada kelas yang harus kuikuti. Sangat singkat di rumah. Bulan ini kelas udah usai, aku bisa kembali lebih malam, biar bisa sedikit lebih lama ngobrol sama keluarga di rumah. Sehingga kuputusin buat naik kereta Bisnis dengan jadwal yang agak malam.

Itulah intermezo yang enggak penting dari tulisan ke 103 di blog ini, lanjut ke hal yang lebih penting untuk kita renungkan. Memang dari segi kecepatan, kereta Bisnis dan Eksekutif bisa di-andalkan. Namun, dari segi "sosial" sangat enggak banget bagiku. Jika di kereta Ekonomi dengan mudahnya kuhabisin perjalanan dengan obrolan ngalor-ngidul dengan penumpang lain yang sama sekali enggak kenal, di kereta Bisnis dan Eksekutif hal itu mustahil terjadi. Yap, rata-rata penumpang kereta Bisnis dan Eksekutif adalah orang dengan penampilan yang necis. Berbeda dengan penumpang kereta ekonomi yang campur baur mulai dari cewek cantik berhijab yang ramah dan orang tua yang cerewet yang suka ngajakin ngobrol padahal mata pengen tidur. Tapi hal itu yang menyenangkan yang enggak kudapati di kereta Bisnis dan Eksekutif. Mereka cenderung sibuk dengan orang lain yang ada jauh dari di tempat duduknya (gadget).

Hampir sembilan puluh koma sembilan sembilan persen penumpang kereta Bisnis & Eksekutif sibuk dengan gadget yang ada di tangan. Sisanya sibuk dengan membaca, entah itu buku atau majalah yang sudah disediakan di kantong kursi. Aku pernah mencoba mengajak penumpang di sampingku untuk ngobrol, namun obrolan itu enggak cair seperti di kereta ekonomi. Cenderung kaku, singkat dan akhirnya orang yang kuajak ngobrol sibuk lagi dengan gadgetnya. Sibuk dengan BBM, Whatsapp, Facebook dan aplikasi messenger sejenisnya. Sebenernya tidak cuma di kereta, fenomena merunduk ini sudah menggerogoti sebagian besar manusia di muka bumi ini. Mereka sibuk dengan orang jauh dan mengabaikan orang yang ada disampingnya. Kalau memang hal ini sebagai tanda kemajuan zaman, kalo boleh aku usul enggak maju zaman nya enggak apa2. Biar semua kembali ke komunikasi tradisional yang lebih mesra, anti salah paham dan dari hati ke hati. Kalau memang ini nggak bisa dihindari, aku usul agar ada Hari Tanpa Gadget tiap bulannya. hiks

~ Kereta yang Membisu ~

Minggu, 11 September 2016

Be Useful to Others

Being useful to others is not easy. Begin this time, I must be able to be useful to others. Ganbate!

Rabu, 16 Maret 2016

Sumber Manik, Uji Kuatnya Kakimu Temukan Indahnya Alam Nganjuk yang Tersembunyi

Minggu (13/3/2016), kami bertiga (Kamandoko, Topik dan Saya) berkumpul di kediaman Anwar Khusaini yang terletak di Desa Ngepeh - Loceret, 1 kilometer dari monumen Dr. Soetomo. Sudah lama kami tak berjumpa dan duduk ngopi bersama apalagi ngalas bersama, mengingat dulu kami sering melakukan kegiatan di hutan bersama waktu SMK. Obrolan garing mulai terjadi, guyonan2 yang mengingatkan kisah lucu saat SMK pun muncul. Dan akhirnya kami memaksa Kusen (panggilan untuk Anwar Khusaini) untuk ikut kami mencari keberadaan Air Terjun Sumber Manik yang akhir2 ini sedang diekpos oleh warga media sosial Nganjuk. Tanpa ba bi bu yang panjang, Kusen pun mengiyakan ajakan kami, yang memang sudah lama kita nggak ngalas bareng. Tanpa persiapan apapun akhirnya kami berempat memulai perjalanan menuju Air Terjun Sumber Manik pada pukul 10 lebih beberapa menit.

Perjalanan dimulai dari Ngepeh, melewati Desa Mojoduwur kemudian menuju Desa Ngetos yang merupakan lokasi dari Air Terjun tersebut. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit akhirnya kami berhenti karena kami tidak tahu lokasi Air Terjun tersebut dan memutuskan untuk bertanya kepada orang tua yang kebetulan sedang beristirahat dari perjalanannya membawa rumput. Beliau bilang jalan yang kami ambil salah, jalan menuju Air Terjun Sumber Manik sudah terlewat jauh, kami sedang berada pada jalan menuju Hargo Jali. Dari penuturan orang tua tersebut Hargo Jali adalah makam dari sesepuh Desa,  yang kerap dikunjungi orang-orang dari berbagai kalangan yang terletak di tengah hutan. Tanpa pikir panjang si Kusen dengan rasa penasarannya memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya menuju Hargo Jali dan menomorduakan tujuan semula kami ke Air Terjun Sumber Manik.

Setelah berpamitan dengan orang tua yang kami temui tadi, kami ikuti Kusen menuju jalan yang katanya adalah jalan menuju Hargo Jali. Jalan yang kami lalui sangatlah jelek, sebagian besar masih makadam tapi .pemandangan alam yang kami lewati sungguh tak kalah dengan pemandangan alam yang biasa kami temui di perjalanan menuju Malang. Ternyata Nganjuk juga punya alam yang begitu indah. Kurang lebih 30 menit kami dalam pencarian, akhirnya kami sampai di Hargo Jali. Di sana tampak kerumunan orang yang tak sedikit. Berdasarkan informasi dari salah satu pengunjung, ternyata di sana sedang ada outbond yang diselenggarakan oleh Kecamatan Ngetos.


Setelah memarkir kendaraan kami, kami melanjutkan perjalanan menuju makam Hargo Jali dengan jalan kaki. Karena tak lagi memungkinkan untuk menggunakan kendaraan. Keringat bercucuran men, tangga yang harus kita lalui sangat panjang, licin dan terjal. Untuk orang yang sudah lama tidak ngalas sangatlah berat. Setelah sampai di dasar, kami tidak menemukan makam Hargo Jali, kami hanya menemukan sebuah masjid yang sedang dipenuhi peserta outbond. Jadi di sini kami hanya menikmati keindahan alam yang disuguhkan di sekitar lokasi makam Hargo Jali. Setelah puas, akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Air Terjun Sumber Manik.Untuk menuju parkiran ternyata membutuhkan energi yang ekstra ketimbang turun dari parkiran. Kepala sempat pusing dan berat. Namun hujan mulai turun dan membuat kami bergegas meninggalkan Hargo Jali dan melanjutkan ke Air Terjun Sumber Manik.



Setelah 30 menit bertolak dari Hargo Jali akhirnya kami menemukan spanduk yang bertuliskan Air Terjun Sumber Manik. Kemudian kami berhenti, ternyata di dekat spanduk tersebut terdapat petunjuk arah menuju Air Terjun tersebut. Tanpa pikir panjang, kami langsung ikuti petunjuk arah tersebut. Kurang lebih 20 menit dari petunjuk arah tersebut akhirnya kami sampai di parkiran Air Terjun. Jalan menuju parkiran ini tak kalah beratnya dengan jalan menuju Hargo Jali tadi, karena memang masih full makadam dan licin jika terguyur hujan.

Setelah sampai di parkiran, kami tak langsung melanjutkan perjalanan menuju Air Terjun. Namun kami memutuskan untuk istirahat sejenak di penjual es yang berada di parkiran untuk melepas dahaga dan lelah kami dengan segelas es teh dan secangkir kopi untuk Kusen. Dari hasil percakapan kami dengan penjual es tersebut, Air Terjun masih terletak kurang lebih 1-2 km dari parkiran. Itu artinya kita harus berjalan sejauh itu untuk menuju Air Terjun. Pantang pulang sebelum perang, pantang kering sebelum basah (peribahasa mana coba). Setelah sempat ragu mau lanjut atau tidak, akhirnya kami tetap lanjut menuju air terjun setelah kami rasa dahaga dan lelah sudah berkurang.

Sesuai dugaan, jalan yang harus kami lalui  mudah, kami harus berjalan ditengah sawah yang naik turun. Sesaat kami berhenti karena kelelahan. Namun setelah berjalan kurang lebih 30 menit akhirnya kami sampai di air terjun. Segala lelah dan dahaga mendadak sirna setelah kami melihat begitu alaminya air terjun ini. Walaupun tak setinggi Sedudo yang merupakan ikon wisata Nganjuk. Rasa lelah kami terobati setelah terguyur air terjun Sumber Manik dan mandi di bawahnya.








Setelah kami rasa cukup mandi dan foto2nya, akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke atas karena arus sungai sudah mulai deras dan hujan sudah menunjukkan kedatangannya. Lelah dan penasaran kami terobati sudah dengan sajian alam yang begitu alami di pejalanan dan di lokasi Air Terjun. Selamat mencoba!

Kamis, 28 Mei 2015

Sebuah Pilihan Penentu Asa

Nganjuk, 00:13 WIB.

Saat ini aku lagi bingung.
Aku ini bukan orang baik.
Apa aku pantas mendapatkan orang baik?
Kuserahkan semua padaMu sang Maha Pembolak Balik Hati.
Yang terbaik menurutku kadang bukan terbaik menurutMu.
Yang terburuk menurutku kadang yang terbaik menurutMu.

Pandangan mataku bisa saja salah
Rasa hatiku bisa saja salah
Tapi pilihanMu tidak akan pernah salah
Karena Kau Sang Maha Benar

Aku tak pandai bersajak
Aku tak pandai berpuisi
Sudah biar saja kuberanjak
Dari tulisan yang layak basi


Udah gitu aja.
#end

Minggu, 16 November 2014

Harapan Besar di Usia 22 Tahun

Malam ini ku terbangun dari tidur lelapku. Aku nggak tahu apa yang membuatku terbangun. Cek jam di hanphone baru pukul 1.34 a.m. Baru aku sadari ternyata aku belum sholat isya'. Sontak segera kulangkahkan kakiku menuju kamar mandi di belakang rumah yang serem untuk segera melaksanakan sholat. Setelah sholat tak tahu kenapa mata ini kok ga bisa merem lagi. Di tengah usahaku untuk tidur lagi, terdengar suara getar di hpku. Yap, ada beberapa notifikasi di facebook. Setelah dicek, ternyata ada beberapa teman yang memberi ucapan selamat ulang tahun di timelineku. Baru kusadari ternyata hari ini adalah hari ulang tahunku.

Tak ada yang istimewa dan memang aku tidak pernah mengistimewakan hari ulang tahunku. Kecuali beberapa tahun yang lalu yang sempat diistimewakan oleh sang mantan yang kini sudah hamil anak orang (uppss, semoga hidup kalian bahagia). Hari ulang tahun menjadi hari yang biasa dan sama saja dengan hari-hari biasa di hidupku. Tak pernah ada perayaan khusus di hari kelahiranku ini. Memang menurutku hari ulang tahun bukan untuk dirayakan, melainkan untuk direnungkan. Wong umure sudo kok seneng lan dirayakne iki piyeee (indo: Berkurangnya umur kok bahagia dan dirayakan itu bagaimana maksudnya).

Setelah kuhitung semenjak dilahirkan, kini usiaku memasuki angka 22. Angka yang biasa dan tidak ada yang istimewa. Namun di angka yang biasa ini terbesit beberapa harapan besar dalam benakku. Sebagai manusia biasa, anak dari orang biasa dan hidup biasa biasa saja, aku juga punya resolusi seperti yang lain. Di usia 22 tahun ini aku hanya punya 2 keinginan yang besar. Yang pertama adalah lulus, yang kedua adalah menikah.

Mungkin menurut orang-orang menikah di usia kurang dari 25 tahun bukanlah hal yang ideal. Namun rasanya tidak ada yang salah menurutku jika menikah di usia ini. Yang menjadi masalah adalah menikah dengan siapa? Setelah putus 2 tahun yang lalu, aku memutuskan untuk tidak pacaran. Bahkan keinginanku ini terwujud dan berjalan sangat mulus sampai-sampai tidak ada sms dari cewek sama sekali di hpku. Sekali ada, itu hanya sms dari teman kuliah yang broadcast message seputar perkuliahan yang tak jauh dari info seputar uts, tugas, jam kosong, dkk.

Ups, jadi keinget mantan. Saat ini mungkin usia kandungan mantan sudah mendekati 5-6 bulan. Jika teringat kisah terlarang (baca:pacaran) yang cukup lama (baca: 3 tahun) yang kujalani dengan dia (baca: Mis C), rasanya tidak karuan. Ingin mukul tembok, takut sakit. Hubunganku berakhir setelah Mis C bertemu Mr K di tempat perantauan. Mr K memberikan perhatian lebih kepada Mis C yang sedang menjalani LDR (Long Distance Relationship) dengan saya. 2 tahun Mis C di perantauan tidak ada masalah yang berarti dalam hubungan kita, namun semenjak Mr K hadir dan menjadi teman Mis C yang bisa menjadi penghibur saat Mis C tidak menerima balasan SMS dariku, tidak mendapat telpon dariku, sulit menghubungi aku. Mr K seolah-olah hadir sebagai seorang sempurna yang bisa memberikan perhatian lebih dari apa yang kuberikan. Aku yang sibuk dengan pekerjaanku, sibuk dengan lembar-lembar tugas kuliah, sibuk dengan ribuan baris code yang harus terpecahkan menjadi orang yang sangat sial.

Aku tidak mau cerita lagi kisah pahit yang memilukan, sebenernya masih panjang. Namun langsung pada intinya ya. Singkat cerita Mis C pulang ke kampung halaman, seperti biasa aku tidak bisa menjemput di terminal. Seperti biasa juga aku tidak bisa menemuinya di rumah, karena memang aku sedang kuliah dan tidak memungkinkan untuk bertemu. Mungkin ini juga yang membuat Mis C meninggalkanku yang menurutnya tidak memberikan perhatian kepadanya. Jarang ketemu, sebulan juga belum tentu. SMS jarang, telpon tidak pernah. Menyebalkan mungkin, tapi sebagai seorang wanita kalian seharusnya bisa sedikit berfikir lebih panjang. Kalau kekasih kalian sedang memperjuangkan kalian dengan sesungguhnya, sedang mengejar karir untuk masa depan yang lebih baik, sedang menuntut ilmu untuk kehidupan yang lebih baik. Ups, bukan pembelaan lho.

Back to topic, pada keadaan seperti ini akhirnya Mis C meragukan perasaanku padanya. Mis C melihatku sebagai kekasih yang terlalu sibuk dan tidak seperti dulu saat sebelum kuliah. Pemikiran yang dangkal memang. Ssssssssst, singkat cerita ya, dari tadi singkat cerita mulu tapi panjang. Aku dipanggil kedua orang tua Mis C. Ditanya, untuk segera melamar Mis C dan menikahinya jika memang tidak ingin diambil Mis K. Orang tua Mis C sudah tahu akan hubungan anaknya dengan Mis K. Sebagai orang tua yang merestui hubungan kami sejak 2009 silam, beliau mempunyai harapan besar pada saya untuk menikahi anaknya dan tidak menginginkan anaknya dengan orang lain selain saya. Mungkin beliau bisa melihat dengan mata yang sesungguhnya terhadap perjuangan yang sesungguhnya yang sedang saya lakukan untuk kehidupan anaknya yang lebih baik. Namun apa daya, aku hanya bisa jawab jika aku belum siap untuk saat itu. Aku bilang untuk nunggu sampai lulus kuliah dulu. Saat itu masih semester 4, terlalu dini juga menurutku jika aku memutuskan menikah di usia 20 tahun itu. Pekerjaan yang belum bisa diandalkan, kuliah yang berantakan, kreditan motor yang baru beberapa angsuran. Semua hal itu kuutarakan kepada beliau. Beliau bilang, semua itu bukan masalah, semua bisa dihadapi setelah menikah. Akhirnya beliau memberiku waktu untuk berfikir lagi.

Dalam benakku masih terpikir bagaimana bisa aku memberi makan anak orang, sedangkan aku yang sudah kerja dan kuliah saja masih minta makan sama orang tua. Akhirnya aku kembali dengan jawaban yang sama. Dengan berat hati akhirnya beliau merestui hubungan Mr K dengan ananknya di perantauan. Karena beliau khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terjadi pada anaknya karena tidak bisa mengkontrol hubungan mereka. Singkat cerita tahun 2013 yang lalu mereka menikah. Dan baru beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan undangan resepsi pernikahan mereka di timeline facebook saja. Sontak banyak yang mengomentari undangan tersebut dan ejekan dari teman-teman juga datang membully saya. Semoga mereka bahagia.

Back to topic, setelah kandasnya hubungan ini aku mulai berpacu untuk membereskan mimpi-mimpi yang masih tertunda. Memacu semangat untuk sukses di bisnis online. Pada akhirnya secara tak sadar, perpisahan tersebut membawa dampak yang sangat besar dalam progress perwujudan mimpi saya. Satu persatu mimpi terwujud. Dan mimpi yang paling besar adalah menjadi pengangguran yang punya banyak waktu dengan keluarga akhirnya juga terwujud. Andai kamu bisa sedikit bersabar, mungkin saat ini kita bisa menikah dan aku mempunyai banyak waktu untukmu karena profesiku  tidak menuntutku untuk ngantor dan bekerja di bawah aturan yang menyulitkan hubungan kita. Bah... semoga tidak dibaca mantan. Saat ini tidak ada perasaan lagi pada Mis C di dalam hatiku. Namun kisahku dengan Mis C menjadi pukulan yang besar dalam hidupku dan sebagai pemicuku untuk menjadi orang yang lebih baik untuk mewujudkan semua mimpiku. Tak sadar gara-gara putus denganmu aku bisa mendapatkan semua ini.

Semoga di usia yang sudah 22 tahun ini saya  dipertemukan dengan wanita yang saya impikan. Wanita sholihah, udah itu aja. Walaupun cantik dan pinter bahasa inggris tidak masalah. Amiiin...
Aku berjanji tidak akan menyia-nyiakanmu wahai jodohku. Semoga engkau lekas datang mengisi kekosongan hati ini. Cieee........

Senin, 06 Oktober 2014

Nasib Resolusi Tahun 2014


Tinggal 2 bulan lagi menuju penguhujung tahun 2014. Sedangkan masih banyak resolusi di tahun 2014 yang belum tercapai. Masih ingatkah kalian dengan resolusi atau impianmu di tahun 2014? Berapa mimpi yang sudah kamu capai di tahun 2014? Berapa mimpi yang harus ditunda ke tahun depan? Berikut adalah beberapa resolusiku di tahun 2014 beserta nasibnya, ada yang tercapai, ada yang berganti dan ada yang harus ditunda.

1. Mengundurkan Diri dari Tempat Kerja (Tercapai)

Mungkin ini mimpi sedikit gila, tapi ini adalah yang ku impikan di tahun 2014. Keluar dari zona aman pekerjaan dengan gaji yang cukup merupakan sebuah tantangan besar. Sebenarnya keinginan untuk mengundurkan diri dari tempat kerja sudah kusampaikan dari September 2013 lalu, akan tetapi karena berbagai pertimbangan si bos, saya baru bisa resmi resign pada awal Agustus 2014 lalu. Penantian yang cukup panjang, walau harus menunggu Agustus untuk menobatkan diri menjadi pengangguran namun cukup puas salah satu resolusi bisa tercapai.

2. Satria Fu / V-xion (Berubah)

Karena berbagai pertimbangan akhirnya saya memutuskan untuk tidak jadi membeli motor Satria Fu/V-xion tersebut. Memikirkan berbagai dampak yang akan terjadi jika saya mempunyai motor tersebut akhirnya saya memutuskan untuk membeli New Supra X 125. Setidaknya motor ini bermanfaat untuk orang tua saya untuk Ngojek. Bukan sekedar motor untuk gaya saja. Semoga barokah.

3. Mempunyai HP Android (Tercapai)

Impian sederhana, setelah bertahun-tahun memakai HP china qwerty seharga 265rb yang saya beli di tahun 2011 akhirnya saya memutuskan untuk membeli HP Android untuk menunjang komunikasi agar semakin lancar. Perlu sobat ketahui ane bukan gadgetholic yang suka gadget terbaru, kalau emang belum butuh ya saya nggak akan beli. Karena didesak kebutuhan komunikasi yang kian beragam mulai dari BBM, Whatsapp, YM dan fleksibilitas komunikasi akhirnya saya memutuskan untuk membeli Lenovo A369i di awal Januari lalu. Yah walaupun murah, setidaknya kebutuhan komunikasi bisa dicover HP ini.

4. Renovasi Rumah & Dapur Orang Tua (Tercapai)

Genteng bocor bukan pemandangan yang aneh ketika musim penghujan datang, sebagai seorang anak yang sudah berumur 20+ tentunya ada keinginan untuk segera membahagiakan orang tua. Nyatanya kebahagiaan orang tua cukup simpel. Asal bisa makan rutin dan tidur nyenyak mereka sudah bisa tenang (kebahagian sederhana orang desa). Ketika musim penghujan tentunya tidak akan bisa tidur nyenyak jika genteng bocor. Dalam hati kecil saya berkeinginan untuk merenovasi rumah agar lebih layak untuk dihuni. Alhamdulillah Allah mengijabahi do'a dan melancarkan ikhtiar saya untuk meraih resolusi nomor 4 ini. Di kuartal pertama tahun 2014 ini renovasi tahap 1 telah selesai, kemudian mungkin bulan November ini akan dilaksanakan renovasi tahap 2. Semoga barokah.

5. Mempunyai Penghasilan $1000 / bulan (Tercapai)

Mimpi ini sudah lama kuimpikan sejak tahun 2013 lalu. Nyatanya angka sakral $1000 itu tidak mudah dicapai. Butuh perjuangan dan pengorbanan yang ekstra untuk meraihnya. Rejeki memang sudah diatur. Ketika saya masih bekerja offline, rasanya untuk mendapatkan $100/bulan saja dari kerja online harus mengeluarkan keringat darah. Namun hal berbeda saya rasakan ketika benar-benar resmi keluar dari tempat kerja. Allah seperti membuka jalan bagi saya untuk mendapatkan $1000 dolar itu. Alhamdulillah impian $1000/bulan dari kerja online bisa tercapai di bulan Agustus dan September 2014 ini. Insya Allah bulan Oktober ini juga bisa tembus $1000. Mungkin bagi mastah-mastah Imers angka $1000 bukan hal yang susah untuk didapatkan. Akan tetapi bagi pemula seperti saya yang sering terlempar sana sini mendapakatkan $1000 bukan hal yang mudah. Bener-bener puas rasanya ketika bisa mencapai angka sakral itu. Semoga barokah.

6. Istiqomah Sholat Malam dan Pagi (50% Tercapai)

The power of Dhuha bener-bener saya rasakan ketika bisa mengistiqomahkannya. Seperti yang ditulis di buku Ippho Santosa tentang Percepatan rejeki, beliau menuliskan kalau Dhuha adalah salah satu ikhtiar untuk percepatan rejeki. Ternyata itu memang benar. Tinggal sholat malamnya saja yg belum istiqomah, karena kebiasaan begadang sampai pagi. Semoga di tahun 2015 bisa tercapai impian untuk mengistiqomahkan sholat malam dan pagi. Aamiiin...

7. Fokus Kuliah (Gagal)

Fokus kuliah adalah impian dari tahun 2012 lalu. Namun apa daya kerja offline membuat energi berfikir sudah lemah untuk bisa fokus kuliah. Salah satu tujuan saya untuk mengundurkan diri dari tempat kerja adalah agar bisa fokus kuliah. Nyatanya di semester 7 ini saya belum juga bisa fokus. Do'aku semoga Allah mempermudah saya untuk menyelesaikan study ini. Aamiiin..

8. Mempunyai Blog Manual (Gagal)

Sepertinya kode PHP lebih mengasyikkan dari pada menulis di editor blog. Salah satu impian saya adalah di tahun 2014 adalah mempunyai blog manual seperti teman2 lain yang bisa menghasilkan. Nyatanya karena emang passion saya bukan menulis akhirnya impian untuk rutin posting manual harus kandas. Karena saya lebih suka dengan kode-kode PHP yang nyatanya bisa membuat saya betah duduk di depan laptop dari pagi sampai pagi lagi. Semoga impian ini bisa tercapai di tahun berikutnya. Semoga bisa mengalahkan rasa malas ini.

9. Mempunyai ThemeStore (Belum Tercapai)

Hoby oprek wordpress dan develop theme membuat saya ingin mempunyai toko online yang isinya theme wordpress untuk keperluan perang teman2 IM. Rasanya ini adalah big project yang belum bisa saya selesaikan dalam waktu singkat. Butuh perencanaan yang matang, riset pasar yang tepat, marketing yang bagus, relasi yang cukup. Semoga saja bisa tercapai tahun depan.

Sebenarnya masih ada mimpi-mimpi lain yang belum saya ingat apa itu. Namun 9 di atas adalah perwakilan nasib dari beberapa resolusi saya di tahun 2014. Ada yang tercapai, ada yang gagal dan ada yg masih diproses. Semoga yang gagal dan belum tercapai bisa terwujud di tahun 2015. Aamiiin.

Selasa, 26 Agustus 2014

Pengalaman Mencairkan WU Melalui iBanking CIMB Niaga

Rasanya lama sekali tidak update di blog pertama saya ini. Di kesempatan ini saya mau berbagi tentang pengalaman saya mencairkan WU (Western Union) melalui iBanking CIMB Niaga. Sudah 3 tahun saya menjadi nasabah CIMB Niaga, ini adalah satu satunya Bank yang paling lama saya gunakan, setelah sebelumnya sempat dikecewakan dengan BRI sehingga saya tidak pakai BRI lagi. Lebih tepatnya bukan kecewa sih, tapi gara-gara biaya bulanan yang lumayan untuk pelajar seperti saya. Per bulan dapat dikenakan potongan sebesar Rp 10.000, memang terlihat sedikit. Tapi jika nominal tabungan hanya sedikit itu akan terasa sekali. Pada akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan CIMB Niaga Syariah, alhamdulillah tanpa potongan bulanan juga tanpa bungan sama sekali karena memang sistem Syariah mungkin. Nggak papa, menurut saya cukup fair lah. Singkat cerita saya krasan dengan CIMB Niaga, pelayanan CSnya juga bagus dan terlebih lagi tellernya tidak seramai Bank lain (di kota saya), jadi kalau ada keperluan (setor, CS, dll) tidak perlu antre terlalu lama.

Kembali ke pokok bahasan yaitu pencairan Western Union. Tepatnya tanggal 20 Agustus kemarin saya baru tahu kalo ada fasilitas Receive Money di aplikasi iBanking CIMB Niaga, setelah saya klik ternyata fasilitas itu adalah untuk mencairkan dana dari Western Union. Jadi hanya memasukkan MTCN, seharusnya dana bisa langsung masuk ke rekening kita.


Kenapa saya bilang seharusnya? karena saya gagal untuk mencairkan WU melalui iBanking CIMB Niaga. Rasanya nyesek sekali. Alih alih girang karena bisa cair tanpa ngantri, yang ada MTCN saya menjadi bermasalah. Pada saat saya memasukkan MTCN dan klik Next, rasanya senang sekali karena nominal/detail dari MTCN bisa tampil di layar, namun semuanya berubah ketika saya memasukkan mPIN dan memproses transaksi. Proses berlansung lama sekali (hanya loading saja di browser). Setelah penantian, ternyata muncul di layar kalau "Transaction Failed". Seketika bingung melanda saya, bagaimana tidak ini baru pembayaran kedua Google Adsense saya, yang sudah saya rencanakan untuk biaya daftar ulang semester ini. Setelah mengetahui kalau gagal, akhirnya saya coba lagi, ternyata apa? baru memasukkan MTCN, nominal tidak muncul dan langsung muncul pesan "Please Check your MTCN code". Jika dilihat dari pesan tersebut, sistem mendeteksi bahwa MTCN sudah tidak valid lagi. Dalam fikiran saya mungkin pada transaksi pertama berhasil, namun koneksinya time out, akhirnya dana tidak masuk (tapi sebenarnya dana sudah cair). Saya coba berkali-kali ternyata tetap gagal. Oh No!

Konfirmasi Ke Customer Support CIMB Niaga

Di benak saya yang ada hanya sedikit kebingungan dan panik serta ingin segera konfirmasi dan mengajukan keluhan kepada Customer Support CIMB Niaga. Namun sayangnya hari itu adalah hari minggu, maka saya harus menahan keinginan saya untuk menemui Customer Supportnya CIMB Niaga. Akhirnya hari Senin tiba juga, pagi-pagi saya datang ke kantor CIMB Niaga untuk melaporkan insiden ini (kaya kecelakaan saja). Setelah mengadukan insiden ini, saya diminta untuk ke CIMB Mikro karena di kantor yang saya datangi sudah tidak melayani WU. Saya diminta untuk mengecek MTCN saya apakah ada masalah. Akhirnya saya menuju CIMB Mikro yang lokasinya tidak jauh dari kantor Bank Cabang yang saya datangi. Setelah sampai sana ternyata aplikasi untuk WUnya error, saya disuruh untuk ke Kantor Pos langsung. Setelah di kantor pos, petugas yang melayani saya kebingungan karena MTCN saya bisa dilacak (valid) akan tetapi tidak bisa dicairkan. Setelah menunggu lama, saya dipanggil dan diminta untuk menghubungi CS Western Union Jakarta (Pusat) untuk menanyakan perihal insiden ini.

Karena gagal di CIMB Mikro dan Kantor Pos, akhirnya saya kembali menemui CS CIMB Niaga untuk melaporkan hal ini. Di sana akhirnya dilakukan pengecekan lebih lanjuk terhadap transaksi iBanking saya. Dan akhirnya keluhan diterima, dan dilaporkan ke pusat CIMB Niaga. "Mungkin terjadi kesalahan pada aplikasi iBankingnya pak, saya buatkan berita acara dulu untuk dilaporkan ke pusat. Maksimal 14 hari bapak akan saya konfirmasi, jika memang bisa ditransaksikan ulang, dana akan langsung masuk ke rekening Bapak", ujar pak CS. Walaupun belum cair, setidaknya sudah lega karena sudah ada tindakan walau harus menunggu 14 hari. Semoga tidak sampai 14 hari saya sudah mendapatkan kepastian dan yang pasti semoga tetap bisa cair. Aamiin.

Sekian cerita saya tentang pengalaman mencairkan WU melalui iBanking CIMB Niaga, semoga ini bisa menjadi pengalaman bagi saya dan teman-teman. Sebaiknya ke kantor pos saja kalau mencairkan Western Union.

Minggu, 09 Februari 2014

Bangkit Adalah Keharusan

Kurang lebih setahun yang lalu. Saat air mata berjatuhan setiap hari. Saat kekhawatiran, gelisah, rasa takut dan putus asa selalu menghantui. Saya begitu ragu bisa melalui masa itu. Masa dimana telah pupus semua harapan, masa yang benar2 membuat saya down, dan tak yakin bisa bangkit lagi.

Saya bersyukur, akhirnya masa itu telah berlalu. Semua itu karena Rahmat sang Khaliq kepada saya. Yang membangunkan dari tidur panjang saya. Juga support dari sahabat2 yang selalu menguatkan saya. Juga do'a orang tua saya yang tak pernah berhenti.

Saya sadar semua itu adalah cara Allah menegur saya yang sering lalai. Saat ini adalah saat dimana saya harus bangkit. Menghadapi semuanya. Meraih mimpi yang sempat tertunda. Memperjuangkan orang2 yang selayaknya diperjuangkan.

Jumat, 06 Desember 2013

Seorang Kakak yang Gagal

Seperti yang sudah kutulis sebelumnya, aku adalah kakak dari dua orang adik. Saat ini adikku yang laki-laki sudah duduk di bangku SMK, sedangkan adikku yang terakhir sudah kelas 5 SD. Bukan lagi tanggung jawab materi yang kupikirkan, namun terlebih lagi adalah tanggung jawab moral. Adikku yang sudah SMK, sebut saja "Mike". Kata orang dia mempunyai sifat 360 derajat berbalik dengan sifatku. Dia lebih suka bergaul, kelayapan dan tak pernah belajar. Ini menjadi tugas beratku untuk merubahnya menjadi anak yang penurut kepada orang tua, segala macam usaha sudah ku tempuh untuk selalu mengingatkannya. Tapi tak pernah didengar olehnya. Aku hanya ingin 1 hal, jadilah anak penurut orang tua, hormati beliau. Itu saja, sudah cukup.

Ya Allah, satu pintaku kepada Mu, jadikanlah dia anak yang penurut pada orang tua kami. Luluhkanlah hatinya yang keras. Tundukkanlah kepalanya yang selalu menengadah ke atas. Haluskanlah tutur katanya yang lebih keras dari orang tua kami. Jadikanlah kami anak yang engkau ridhoi. Anak yang bisa mentaati perintah orang tua, berbakti kepadanya. Aamiiin...

Ampunilah hamba, karena sebagai kakak, hamba merasa gagal mengarahkan adik-adik kami. Terlalu sibuk dengan urusan kami. Ampuni kami, berilah kami kekuatan dan kesabaran untuk mendidik adik-adik kami. Aamiiin...

Selasa, 24 September 2013

Tak Mengerti Apa yang Ada di Dalam Anganku

Malam ini, tepatnya pukul 23:52 WIB, aku tergerak untuk menulis di blog yang sudah lama tak kujamah ini. Mungkin blog ini mulai merasa cemburu dan bosan terlalu lama kucampakkan. Mengajak jariku kembali menari di atas papan ketik untuk menuliskan sesuatu.

Tak Mengerti....
Aku tak mengerti kenapa tiba-tiba aku tergerak untuk menulis kembali di blog ini. Yang jelas blog ini adalah tempat tunggal dimana aku bisa menulis sesuka hatiku, mengungkapkan semua yang kurasa dan tidak pernah protes. Lagi lagi aku tak mengerti apa yang membuatku begitu gundah, gelisah dan membuat fikiranku tidak karuan. Semoga tidak terjadi apa-apa. Aamiiin....

Saat ini semua begitu membingungkan, aku harus kemana? Kemana lagi aku harus memijakkan kakiku ini? Bagaimana lagi aku bisa menggelorakan semangat di dalam dadaku lagi? Apa yang salah pada diriku sehingga aku begitu terpuruk dan sulit untuk berdiri?

Anganku...
Begitu banyak yang ada dalam anganku, tapi sampai sekarang semuanya tetap menjadi angan-angan. Tak satupun angan-anganku terwujud. Bodoh... Bodoh... Aku begitu bodoh... Aku begitu malas...

Arghhh........................
Aku teringat sesuatu yang membuat jiwa ini begitu perih dan membuat raga ini begitu rapuh.
Ibu, maafkan aku.
Maafkan anakmu ini..
Maafkan...
Tak ada lagi yang bisa kuucap selain maaf..
Aku telah mengecewakanmu..
Aku tak mendengar perkataanmu..
Aku durhaka..
Aku minta maaf.....

Tetes air mata ini tak mungkin bisa menebus semua salahku kepadamu Ibu... Tapi 1 hal, sampai kapankun engkau tetap nomor 1. I Love U...

Tulisan tak terarah, tak jelas, tak berguna, jangan dibaca...!

Jumat, 13 September 2013

Inilah Aku, Sejarah Hidup, Karir dan Sedikit Tentang Hati

Jari ini serasa ingin kembali menari-nari di atas papan ketik lagi. Semangat untuk menulis mulai tumbuh lagi. Semoga blog yang sudah horror ini kembali ramai dengan coretan-coretan original dari blogger kota bayu ini. Di kesempatan ini aku akan menulis banyak tentang diriku. Walau sebenarnya tidak cukup untuk dituliskan dalam satu posting saja.

Perkenalkan, Aku Imam

Nama lengkapku Imam Thoib. Nama ini bukanlah nama asing di telinga orang-orang. Karena mungkin nama ini lumayan terkenal. Aku dilahirkan di kota kecil di tengah Jawa Timur. Tepatnya di Kota Nganjuk, lebih populer dengan sebutan Kota Angin atau Kota Bayu. Memang angin di kotaku sungguh luar biasa. Kembali ke masalah kelahiranku, kata Ibundaku aku dilahirkan di seorang bidan bernama Bu Ninik di desa tetangga. Aku dilahirkan di tengah malam, saat hujan deras dan lampu mati. Kata ibuku si bidan lupa membersihkan hidungku, sehingga sampai saat ini aku mengalami masalah dengan pernapasanku. Cukup berat untuk mengambil napas sampai saat ini, dulu pernah asma ini membuatku 1 bulan tidak masuk sekolah. Aku dilahirkan sebagai anak kedua dari 4 bersaudara. Saat ini kakakku sudah memiliki kehidupan sendiri dengan suaminya, Aku dan dua adikku tinggal bersama kedua orang tuaku di sebuah rumah kecil di Desa Sukorejo Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk. Sebuah desa kecil yang tak jauh dari pusat kota Nganjuk, namun sangat sepi.

Masa SD
Kenapa langsung cerita masa SD? Ya, karena aku tidak mengenyam pendidikan di TK. Kata ibuku dulu, saat mau didaftarkan ke TK, quotanya sudah penuh. Saat itu hanya ada satu TK di desaku, beda dengan sekarang. Karena quota sudah penuh, aku dititipkan ke SD Sukorejo 1. Maksud ibuku aku hanya dititipkan, tidak boleh dinaikkan, karena umurku saat itu baru 5,5 tahun. Namun kenyataan yang terjadi bertolak belakang, aku mendapat peringkat 1. Tak mungkin guruku tidak menaikkanku. Akhirnya aku berlanjut ke tingkat selanjutnya dengan umur yang bisa dibilang paling muda. Kata ibuku waktu SD aku lumayan berprestasi, karena dari kelas 1 sampai kelas 6 aku peringkat 1. Saat aku duduk di kelas 4, aku mulai diikutkan di berbagai perlombaan untuk mewakili sekolahku. Namun, hanya beberapa perlombaan yang membawa hasil menggembirakan. Inilah lomba-lomba yang masih ku ingat.

1. Lomba Siswa Teladan se-Kecamatan
Ini lomba pertama, aku adalah peserta pertama yang masuk 10 besar. Namun sayang, aku tidak bisa ke final. Kalah telak di semi final.
2. Qiro'at Se Kecamatan (Belum juara juga)
3. Cerdas Cermat Qur'an Se Kecamatan
Lagi-lagi aku gugur di semi final, alias hanya sampai sepuluh besar.
4. Lomba Melukis se-Kecamatan
Cukup menggembirakan, aku juara 2 dengan lukisan gunung dan hutan. Masih teringat jelas, karena lantaran ini, aku bisa mewakili kecamatanku untuk maju ke Kabupaten.
5. 2 Kali Lomba Melukis se-Kabupaten
Dengan bimbingan pak Dakir, aku berhasil mendapatkan juara harapan 7. Walaupun cuma harapan, beliu sudah bisa tersenyum lebar bangga terhadapkau. Karena latihan yang sangat minim.
6. Lomba Olimpiade Matematika
Inilah satu-satunya piala yang berhasil kutinggal di SD Tercintaku. Di lomba ini aku berhasil masuk final dan membawa piala juara 3. Cukup senang walau juara 3. Karena aku sempat menjadi peserta terbaik di penyisihan.

Itulah berbagai lomba yang aku ikuti, aku lupa lomba apalagi yang aku ikuti.

Masa SMP
Setelah lulus SD, aku melanjutkan ke SMP Negeri 2 Nganjuk. Sekolah favorit setelah SMP Negeri 1 Nganjuk sampai saat ini. Di sana aku merasa paling bodoh, di sana banyak sekali rivalku dari kecamatan yang kebetulan lebih pandai jauh di atasku. Ya sudahlah, aku jalani seperti biasa tanpa prestasi apa-apa. Berawal dari sebuah iseng, mewakili kelasku untuk lomba Cerdas Cermat Qur'an(CCQ) antar kelas, tak kusangka kelasku berhasil menjadi juara 1. Dimana aku adalah salah satu bagian dari tim itu. Berawal dari situ, namaku mulai dikenal oleh guru-guru agama.

Naik kelas 2, ini sebuah keberuntungan dan musibah besar lolos masuk kelas unggulan. Beruntung sekali bisa menyisihkan ratusan siswa yang ikut seleksi kelas unggulan. Musibah besar bertemu anak-anak yang jauh lebih pandai dariku. Lagi-lagi aku merasa paling bodoh sendiri. Kenyataannya memang seperti itu.

Jauh berbeda saat SD, aku hanya mewakili sekolah untuk lomba CCQ saja. Karena di kelas unggulan terdapat banyak siswa yang sangat jauh lebih pandai dariku. Alhamdulillah aku 3 kali mewakili sekolahku dalam lomba CCQ ini. 2 kali kalah dan 1 kali menang. Perbandingan yang tak begitu buruk.

Di lomba CCQ yang terakhir aku dan tim berhasil menang telak di 9 besar. Kami mendapatkan poin tertinggi, namun di final kami hanya mampu menjadi Juara 2. Karena rival kami6 adalah santri pondok, sedangkan kami tak mengenal bangku pondok sama sekali. Cukup membanggakan, karena kata guru agamaku, ini piala pertama di bidang CCQ di SMP Negeri 2 Nganjuk. Sungguh luar biasa menurutku. Kemarin sempat bertemu guru agama pembimbingku, beliau sempat bilang kalau setelah tim kami, belum ada lagi yang berhasil membawa Piala CCQ lagi di SMPN 2 Nganjuk.

Itu piala pertama dan terakhir yang kutinggal di SMPN 2 Nganjuk.

Masa SMK
Lagi-lagi aku merasa paling bodoh sendiri di SMK Terfavorit di Kabupaten Nganjuk ini. Aku cukup beruntung di terima di SMK Negeri 1 Nganjuk. Aku mengambil jurusan TKJ alias Teknik Komputer dan Jaringan. Saat itu aku asal pilih jurusan, karena jujur aku tak paham profil tiap-tiap jurusan waktu itu.

Yang payah menurutku adalah masa SMK ini, aku tak berhasil meninggalkan Piala di bidang akademis sama sekali. Walaupun aku sempat peringkat 1 di semeter 1 dan 2. Dan sempat mendapatkan peringkat 1 Paralel di semester 4, ini tak mengantarkanku untuk mewakili sekolah sama sekali. Karena itu, aku tetap merasa paling bodoh.

Ditemani sepeda mini butut, aku menghabiskan 3 tahun masa SMKku Setiap pagi walaupun usianya sudah tua, kupaksa kukayuh menempuh jarak 4 km setiap harinya. Walaupun kadang aku juga sempat telat ke sekolah. Aku tetap bersyukur, karena aku tetap bisa sekolah.

Sad Ending
SMP dan SMK di sekolah favorit, tak menjaminku bisa diterima di PTN. Aku mencoba peruntungan mendaftar di berbagai PTN. Lagi-lagi tidak diterima. Ikut PMDK pun juga tidak diterima. Saat itu aku sangat terpuruk, karena banyak temanku yang bisa masuk ke PTN. Mungkin karena aku terlalu bodoh. Payah, tetapi iniah awal perjalanan gila dimulai.

Karir
Tak sama dengan teman-teman lulusan SMKku, kebanyakan mereka memilih untuk merantau ke kota, pulau bahkan ke negeri seberang. Aku hanya bisa diam di rumah, aku tak bisa meminta uang sku orang tuaku untuk merantau. Itu Prinsipku, aku tak bisa memberi aku tak akan meminta. Tak mungkin aku merantau dengan uang hasil jual kambing orang tuaku, tak mungkin juga aku merantau dengan uang hutangan. So, berbekal sepeda ontel, akhirnya aku menjadi seorang penjaga warnet. Lagi-lagi aku ditemani sepeda mini merah kusamku. Tak apa, ini perjuangan.

Jaga warnet hampir setahun
Hampir setahun aku jaga warnet, walaupun hanya digaji 250rb, aku tetap bersyukur. Karena setidaknya ilmu yang kupelajari di SMK tidak mati. Troubleshooting LAN dan PC masih tetap bermanfaat. Hampir setahun jaga warnet, aku begitu dipercaya bosku. Bahkan aku mau dikuliahkan. But, karena aku mau dikuliahkan, akhirnya aku memutuskan untuk berhenti dari situ.

Loh? Kenapa malah keluar? Aku ndak ingin kuliah bukan dari keringatku sendiri. Biarlah lontang-lantung dulu tak masalah. Ketinggalan juga tak masalah, yang penting aku kuliah dengan jerih payahku sendiri.

Jadi Teknisi
Keluar dari warnet, aku melamar menjadi seorang teknisi di sebuah toko komputer. Setalah lulus tes, akhirnya aku diterima di situ. Aku berfikir gaji teknisi itu lumayan, ternyata gaji pokok cuma 350rb saja. Tetap bersyukur, karena di tempat ini aku mendapatkan banyak ilmu. Aku ditempatkan di bagian printer. Padahal aku tidak punya bakat service printer sama sekali, seusai training 7 hari, aku dilepaskan untuk menempati ruangan printer dan menjadi teknisi printer amatir. Ditemani koneksi internet, saat ada masalah internet yang menjawab. Karena memang aku belum bakat. Namun, lambat laun aku terbiasa dengan masalah printer yang itu-itu saja. Boleh dibilang aku adalah spesialis printer, hehe. Puluhan bahkan ratusan printer yang berhasil kurusak, hehe. Alhamdulillah, bertambah lagi ilmuku.

Jaga warnet lagi
Aku tak lama jadi teknisi, mungkin cuma 5 bulan saja. Itu dikarenakan aku mau kuliah, tabunganku kurasa sudah cukup untuk daftar di kampus swasta di kota Kediri. Setelah lulus seleksi dari kampus tersebut, aku memutuskan resign dari toko komputer itu. Karena tidak bisa disambi kuliah. Aku tak bisa nganggur akhirnya jaga warnet lagi, tapi kali ini jaga warnet temanku sendiri untuk sampingan kuliah.Merasa capek kerja di Nganjuk dan kuliah di Kediri, akhirnya aku resign lagi.

Jadi teknisi lagi
Setelah menjadi alumni penjaga warnet, akhirnya aku memutuskan untuk menjadi teknisi di sebuah toko komputer timurnya Sri Ratu. Yang paling menyenangkan adalah lokasi kerja yang tidak jauh dari kampus. Jadi tidak terlalu capek. Sudah 1,5 tahun aku bekerja di sini. Waktu paling lama bekerja dalam sejarah. Namun, bulan oktober aku sudah tidak bekerja lagi di sini. Aku sudah pamitan awal september lalu, hehe.

Mau kemana?
Hatimuuu.... ich lebay. Bercanda. Aku hanya ingin fokus kuliah lagi, jujur semester 1-4 sudah begitu hancur. Mungkin dengan nganggur kuliah bisa sedikit lancar dan membaik, Aamiiin...

Bersambung...

Selasa, 29 Mei 2012

Alasan Kaskus.us Tidak Bisa Dibuka

Sejak hari Sabtu, 26 Mei 2012 situs komunitas online terbesar di Indonesia (baca: kaskus) ini tidak bisa diakses. Hingga hari ini (saat menulis posting ini), hanya tampilan berikut yang muncul ketika mengakses kaskus.us:


Ada apa gerangan dengan kaskus.us? yang notabene merupakan situs komunitas online terbesar di Indonesia??? Ini dia jawaban langsung dari officer kaskus:

Disiitu disebutkan bahwa kaskus.us sedang mengalami gangguan DNS. Untuk sementara waktu situs kaskus dapat dibuka melalui domain kaskus.co.id dan kaskus.com. Jika masalah sudah terselesaikan akan kembali lagi ke domain kaskus.us.

Jadi udah jelas kawan, apa alasan kaskus.us tidak bisa dibuka. Buat kaskus, semoga masalahnya dapat segera tersolved yah, guud luck!

Sabtu, 26 Mei 2012

Tugas Alpro: Matrik Perkalian dan Penjumlahan C++

Langsung aja, biar g ilang dokumen ane, ane posting aja tugas alpro ane yang kemaren tentang matrik perkalian dan penjumlahan.

1. Matrik Perkalian (silahkan dipelajari sendiri gan, haha)
/*Matriks*/
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>

main()
{
    int i, j, k, barisa, koloma, barisb, kolomb;
   int matriks1[10][10], matriks2[10][10], hasil[10][10];
   char ulang;
   clrscr();


           cout<<"PERKALIAN MATRIKS by IMAM THOIB"<<endl;
         cout<<"-------------------------------"<<endl<<endl;

         input:
         cout<<"MATRIKS A"<<endl;
         cout<<"---------"<<endl<<endl;
         cout<<"Masukkan jumlah baris : ";
         cin>>barisa;
         cout<<"Masukkan jumlah kolom : ";
         cin>>koloma;
         cout<<endl<<endl;
         cout<<"MATRIKS B"<<endl;
         cout<<"---------"<<endl<<endl;
         cout<<"Masukkan jumlah baris : ";
         cin>>barisb;
         cout<<"Masukkan jumlah kolom : ";
         cin>>kolomb;
         cout<<endl<<endl;

   if(koloma==barisb)
       {
          goto operasi;
      }
      else
      {
          cout<<"Tidak dapat diidentifikasi"<<endl;
         cout<<"Jumlah kolom Matriks A harus sama dengan jumlah baris Matriks B!"<<endl<<endl;
         goto ulang;
      }


operasi:
cout<<"Masukkan Elemen Matriks!"<<endl;
cout<<"------------------------"<<endl<<endl;

//Matriks A
         cout<<"Masukkan elemen Matriks A!"<<endl;
   for(i=0;i<barisa;i++)
   {
       for(j=0;j<koloma;j++)
      {
          cout<<"Baris ke - "<<i+1<<" kolom ke - "<<j+1<<" : ";
         cin>>matriks1[i][j];
       }
   }

   cout<<endl;
   cout<<"Matriks A"<<endl;
   cout<<"---------"<<endl;
   for(i=0;i<barisa;i++)
   {
       cout<<"|";
       for(j=0;j<koloma;j++)
      {

         cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(4)<<matriks1[i][j];
         cout<<"  ";

      }
      cout<<"|"<<endl;
   }
   cout<<endl<<endl;

//Matriks B

   cout<<"Masukkan elemen Matriks B!"<<endl;
   for(i=0;i<barisb;i++)
   {
       for(j=0;j<kolomb;j++)
      {
          cout<<"Baris ke - "<<i+1<<" kolom ke - "<<j+1<<" : ";
         cin>>matriks2[i][j];
       }
   }

   cout<<endl;
   cout<<"Matriks B"<<endl;
   cout<<"---------"<<endl;
   for(i=0;i<barisb;i++)
   {
       cout<<"|";
       for(j=0;j<kolomb;j++)
      {
         cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(4)<<matriks2[i][j];
         cout<<"  ";

      }
      cout<<"|"<<endl;
   }
    cout<<endl;


//Operasi

   for(i=0;i<barisa;i++)
   {
       for(j=0;j<kolomb;j++)
      {
          hasil[i][j]=0;
             for(k=0;k<koloma;k++)
                {
                 hasil[i][j] += matriks1[i][j]*matriks2[i][j];
             }
       }
   }

    cout<<"Hasil dari Matriks A x Matriks B:"<<endl;
   cout<<"---------------------------------"<<endl;

//Hasil
for(i=0;i<barisa;i++)
   {
       cout<<"|";
       for(j=0;j<kolomb;j++)
      {
         cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(4)<<hasil[i][j];
         cout<<"  ";

      }
      cout<<"|"<<endl;
   }
   cout<<endl;

cout<<"Selamat! Anda berhasil melakukan operasi perkalian matriks."<<endl;

ulang:
cout<<"Coba lagi? (y/n) : ";
cin>>ulang;
cout<<endl;

if(ulang=='y'||ulang=='Y')
{
goto input;
}
else if(ulang=='n'||ulang=='N')
{
goto tengyu;
}
else
{
cout<<"Pilihan Anda Salah!"<<endl;
goto ulang;
}

tengyu:
cout<<"Terima Kasih"<<endl;
   getch();
}

2. Matrik Penjumlahan

/*Matriks*/
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>

main()
{
    int i, j, barisa, koloma, barisb, kolomb;
   int matriks1[10][10], matriks2[10][10], hasil[10][10];
   char ulang;
   clrscr();


           cout<<"PENJUMLAHAN MATRIKS by IMAM THOIB"<<endl;
         cout<<"---------------------------------"<<endl<<endl;
        
         input:
         cout<<"MATRIKS A"<<endl;
         cout<<"---------"<<endl<<endl;
         cout<<"Masukkan jumlah baris : ";
         cin>>barisa;
         cout<<"Masukkan jumlah kolom : ";
         cin>>koloma;
         cout<<endl<<endl;
         cout<<"MATRIKS B"<<endl;
         cout<<"---------"<<endl<<endl;
         cout<<"Masukkan jumlah baris : ";
         cin>>barisb;
         cout<<"Masukkan jumlah kolom : ";
         cin>>kolomb;
         cout<<endl<<endl;

   if(barisa==barisb&&koloma==kolomb)
       {
          goto operasi;
      }
      else
      {
          cout<<"Tidak dapat diidentifikasi"<<endl;
         cout<<"Jumlah baris & kolom Matriks A harus sama dengan jumlah baris & kolom Matriks B!"<<endl<<endl;
         goto ulang;
      }
operasi:
cout<<"Masukkan Elemen Matriks!"<<endl;
cout<<"------------------------"<<endl<<endl;

//Matriks A
         cout<<"Masukkan elemen Matriks A!"<<endl;
   for(i=0;i<barisa;i++)
   {
       for(j=0;j<koloma;j++)
      {
          cout<<"Baris ke - "<<i+1<<" kolom ke - "<<j+1<<" : ";
         cin>>matriks1[i][j];
       }
   }

   cout<<endl;
   cout<<"Matriks A"<<endl;
   cout<<"---------"<<endl;
   for(i=0;i<barisa;i++)
   {
       cout<<"|";
       for(j=0;j<koloma;j++)
      {

         cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(4)<<matriks1[i][j];
         cout<<"  ";

      }
      cout<<"|"<<endl;
   }
   cout<<endl<<endl;

//Matriks B

   cout<<"Masukkan elemen Matriks B!"<<endl;
   for(i=0;i<barisb;i++)
   {
       for(j=0;j<kolomb;j++)
      {
          cout<<"Baris ke - "<<i+1<<" kolom ke - "<<j+1<<" : ";
         cin>>matriks2[i][j];
       }
   }

   cout<<endl;
   cout<<"Matriks B"<<endl;
   cout<<"---------"<<endl;
   for(i=0;i<barisb;i++)
   {
       cout<<"|";
       for(j=0;j<kolomb;j++)
      {
         cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(4)<<matriks2[i][j];
         cout<<"  ";

      }
      cout<<"|"<<endl;
   }
    cout<<endl;

   
//Operasi

   for(i=0;i<barisa;i++)
   {
       for(j=0;j<kolomb;j++)
      {
       hasil[i][j] = matriks1[i][j]+matriks2[i][j];

       }
   }

    cout<<"Hasil dari Matriks A + Matriks B:"<<endl;
   cout<<"---------------------------------"<<endl;

//Hasil
for(i=0;i<barisa;i++)
   {
       cout<<"|";
       for(j=0;j<kolomb;j++)
      {
         cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(4)<<hasil[i][j];
         cout<<"  ";

      }
      cout<<"|"<<endl;
   }
   cout<<endl;

cout<<"Selamat! Anda berhasil melakukan operasi penjumlahan matriks."<<endl;

ulang:
cout<<"Coba lagi? (y/n) : ";
cin>>ulang;
cout<<endl;

if(ulang=='y'||ulang=='Y')
{
goto input;
}
else if(ulang=='n'||ulang=='N')
{
goto tengyu;
}
else
{
cout<<"Pilihan Anda Salah!"<<endl;
goto ulang;
}

tengyu:
cout<<"Terima Kasih"<<endl;
   getch();
}


gitu saja ya postingnya, bye bye.....

Minggu, 19 Februari 2012

Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia

Sebelum saya bicara lebih jauh tentang Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia. Saya akan memaparkan sedikit ulasan tentang Alfamart. Alfamart adalah jaringan minimarket bahan pokok sehari-hari terbaik dengan member terbesar di minimarket Indonesia. Alfamart didirikan sejak tahun 1989. Dewasa ini, Alfamart berkembang pesat dan mendapat respon positif dari masyarakat Indonesia. Alfamart ada di seluruh pelosok Nusantara dengan sebuah slogan Belanja Puas, Harga Pas. Sesuai dengan slogannya Alfamart memberikan kepuasan kepada setiap konsumen yang belanja di Alfamart. Tentunya dengan harga yang pas. 

OK, kembali ke pokok bahasan kita tentang  Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia.
Sebagai Minimarket Pertama yang memiliki member terbanyak di Indonesia Alfamart memberikan banyak inovasi untuk memanjakan membernya. Salah satunya adalah dengan konsisten 2 minggu sekali  memberikan promo khusus untuk member-membernya baik untuk berbelanja di Alfamart atau pun di merchant-merchant yang banyak bekerja sama dengan Alfamart untuk memberikan potongan harga atau harga spesial. Untuk menjadi member alfamart caranya cukup mudah, hanya dengan bergabung dalam keanggotaan Kartu AKU, A Card Flazz atau Kartu AKU BNI yang disediakan oleh Alfamart. Berikut deskripsi setiap kartu member Alfamart :

Kartu Aku
    Kartu Aku dalah kartu member yang pertama kali diluncurkan Alfamart pada tahun 2005. Dengan Kartu AKU, Member akan dapat memperoleh manfaat dan berbagai macam keuntungan serta promo-promo menarik yang tidak dapat diikuti oleh pelanggan lain yang bukan merupakan member Kartu AKU. Kartu AKU berlaku Nasional di Alfamart seluruh Indonesia.

    A Card Flazz
      A Card Flazz adalah kartu member Alfamart yang di luncurkan pada 15 Mei 2010 bekerja sama dengan Flazz BCA, yang selain berfungsi sebagai kartu member juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran/transaksi karena A Card Flazz merupakan Kartu Prepaid (kartu non rekening yang dapat menyimpan uang untuk keperluan berbagai transaksi).
      A Card Flazz dapat digunakan sebagai alat pembayaran tidak hanya diseluruh outlet Alfamart, Alfamidi ataupun Alfaexpress tetapi juga diseluruh merchant Flazz antara lain restoran, salon, toko buku, parkir, bioskop dan masih banyak lagi. Untuk sementara ini, A Card Flazz berlaku di Jabodetabek, Surabaya

      Kartu Aku BNI
        Merupakan salah satu Kartu Member Alfamart yang di luncurkan pada 1 Januari 2010, merupakan kerjasama antara Alfamart dengan Bank BNI. Kartu AKU BNI merupakan kartu multifungsional, yang selain berfungsi sebagai kartu member, juga berfungsi sebagai alat pembayaran. Pengguna Kartu AKU BNI juga akan mendapatkan berbagai keuntungan dan kejutan spesial dari Alfamart serta tentunya dapat mengikuti program-program eksklusif khusus member di Alfamart. Untuk saat ini, Kartu AKU BNI berlaku di Alfamart Jabodetabek.

        Apa Keuntungan Menjadi Member Alfamart ?
        Dengan menjadi member Alfamart, Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan. Berikut keuntungan menjadi member Alfamart :

        1. Hematku dan Kalender Belanja
        Program ini adalah program khusus Member Alfamart, dimana member akan mendapatkan potongan harga khusus member untuk produk-produk tertentu sesuai dengan periode promosi. Dengan menunjukkan Kartu Member di kasir saat melakukan pembayaran, maka otomatis Member akan mendapatkan potongan harga untuk produk-produk tersebut. Untuk info produk HematKu dan Kalender Belanja terdapat di leaflet Alfamart yang terbit setiap dua minggu sekali atau poster yang ada di Alfamart terdekat.

        2. Spesialku dan Hadiahku
        Sesuai dengan namanya, Specialku merupakan produk-produk special yang di hadirkan hanya untuk Member Alfamart. Produk-produk SpesialKu ini, hanya dapat di beli oleh Member Alfamart dengan menunjukkan Kartu Member pada saat melakukan pembayaran di kasir. Sedangkan HadiahKu adalah program hadiah langsung atau undian yang hanya dapat diikuti oleh Member Alfamart. Member akan mendapatkan token yang akan di undi untuk mendapatkan hadiah tertentu atau Member akan mendapatkan hadiah langsung sesuai dengan program atau promo yang sedang berlangsung. Member dapat mengetahui jumlah token melalui SMS ke nomor 0817-111-234 dengan mengetik : TOKEN (spasi) Nomor Kartu atau dengan menghubungi Customer Care Alfamart di 0-800-1-234-234.

        3. Special Big Program for “Member Alfamart”
        Program ini adalah program promo khusus member dengan periode yang relatif lebih panjang, minimal 1 bulan,program ini khusus untuk member, mekanisme program bisa berupa Fair (misalnya P&G fair, Kalbe Nutritional fair,dll) ataupun Program tahunan khusus member yang tentunya sudah sangat dikenal “Bukti Kasih Untuk Anda” yang dikenal dengan BKUA.

        4. Redemption For “Member Alfamart”
        Program ini merupakan program tahunan untuk Member Alfamart. Dimana Member akan mendapatkan poin setiap berbelanja min. Rp.50.000 pada periode yang sedang berlangsung. Member dapat menukarkan poin-poin tersebut dengan hadiah ekslusif dan menarik pada periode yang telah ditentukan. Member dapat mengetahui jumlah poin melalui SMS ke nomor 0817-111-234 dengan mengetik : POIN (spasi) Nomor Kartu atau dengan menghubungi Customer Care Alfamart di 0-800-1-234-234.

        5. “Member Alfamart” Thematic Promo
        Promo ini adalah kejutan khusus untuk memperingati hari-hari tertentu (misalnya: Hari Valentine, Hari Pelanggan Nasional, Hari Batik Nasional, dll). Promo ini hanya dapat diikuti oleh Member Alfamart dengan menunjukkan Kartu Member (Kartu AKU, A Card atau Kartu AKU BNI).

        6. Special Treatment for “Member Alfamart” Birthday
        Program ini khusus untuk Member Alfamart yang berulang tahun. Member terpilih akan mendapatkan kejutan dari Alfamart di hari ulang tahunnya, dengan harapan program ini menjadi best moment yang tidak terlupakan untuk Member Alfamart.

        7. Special Event/Activities For “Member Alfamart”
        Beauty Class, Arisan Gratis, Cooking Class, Buka Puasa Bersama, Factory Visit adalah beberapa event khusus yang hanya dapat diikuti oleh Member Alfamart. Para Member diberi kesempatan untuk mengikuti berbagai macam kegiatan menarik di setiap event tersebut yang tentunya akan menjadi pengalaman berharga bagi Member Alfamart. Selain event-event tersebut, akan terdapat lebih banyak lagi event menarik yang hanya dapat diikuti oleh Member Alfamart.

        8. Merchant For “Member Alfamart”
        Member Alfamart akan mendapatkan potongan harga, penawaran dan promo menarik di merchant-merchant yang bekerjasama dengan Kartu Member Alfamart di Indonesia. Selain itu, dengan A Card FLazz, Member juga dapat menikmati berbagai macam penawaran dan promo menarik di merchant-merchant Flazz BCA di seluruh Indonesia.

        Sebagai minimarket terbaik di Indonesia, Alfamart selalu memberikan kepuasan kepada para pelanggan Alfamart. Kepuasan pelanggan adalah nomor satu. Maka dari itu, patutlah bila Alfamart disebut sebagai Minimarket Lokal Terbaik Indonesia. Sekian posting saya tentang Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia. Buruan daftar menjadi member Alfamart dan dapatkan keuntungannya sekarang!
         

        Sabtu, 17 Desember 2011

        Ujian Praktek Alpro I Kemaren

        Wehehehehe,,, maaf buat para pembaca yang nyasar baca tulisan ini. Tulisan ini cuma sekedar pengingat buat ane biar nggak lupa ntar. Ini dia script ujian alpro kemaren, buat temen2 yang mau copas, silahkan. Bebas. Gratis. Hahahaha....

        #include <iostream.h>
        #include <conio.h>
        void main ()
        {
         clrscr ();
         float Jumbel, Pajak, Diskon, Bayar;
         cout<<"Total Pembelian =";
         cin>>Jumbel;
         if (Jumbel < 100)
          {
          Pajak = Jumbel * 0.08;
          Diskon = 0.00;
          Bayar = (Jumbel + Pajak) - Diskon;
          }
         else if ((Jumbel >= 100) && (Jumbel <= 500))
          {
          Pajak = Jumbel * 0.075;
          Diskon = 0.00;
          Bayar = (Jumbel + Pajak) - Diskon;
          }
         else if (Jumbel >= 500)
          {
          Pajak = 0.00;
          Diskon = Jumbel * 0.1;
          Bayar = (Jumbel + Pajak) - Diskon;
          }
         else
          {
          cout<<"Salah Input"<<endl;
          }
        cout<<"Pajak ="<<Pajak<<endl;
        cout<<"Diskon ="<<Diskon<<endl;
        cout<<"Bayar ="<<Bayar<<endl;
        getch ();
        }

        Kamis, 20 Januari 2011

        Alasan Panitia Kontes SEO Toyota Mengirimi Kaos kepada Saya

        Menyambung posting sebelumnya tentang Kaos Putih dari Kontes SEO Toyota 2011, saya mengirimkan email kepada panitia dan menanyakan tentang kaos putih yang saya terima padahal saya peserta ke 639, tetapi tetap mendapatkan kaos dari kontes seo dengan target keyword Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia ini. Berikut email balasan dari panitia kontes seo toyota 2010:
        email konfirmasi dari panitia kontes seo toyota 2010
                     

        Kaos Putih dari Kontes SEO Toyota 2011

        Kaos Putih dari Kontes SEO Toyota 2011. Kemarin ada kejutan lagi. Sebuah paketan datang ke rumah. Wow, apa ya? ternyata di dalam paketan tersebut berisi kaos putih dan di dada kiri terdapat logo SEO Toyota 2010. Alhamdulillah dan bersyukur sekali saya dapat kaosnya, walaupun sudah dipastikan saya tidak mendapatkan juara dalam kontes seo toyota 2010 dengan target keyword Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia. Bagaimana bisa menang? artikel saya sama sekali tidak tercium oleh google, saya mencoba menelusuri sampai ke halaman 20 (200 artikel) pencarian di google, ternyata belum muncul juga. Jadi sangat tidak ada kemungkinan buat menangin kontes tersebut. Tapi saya heran sekali, dalam peraturan kontes tersebut hanya 600 peserta yang mendapatkan kaos, sedangkan saya peserta ke 639 dan saya tetap mendapat kaos. Bagaimana dengan blogger yang lain? apakah mendapatkan rejeki yang sama seperti saya? hehe, atau mungkin toyota berbaik hati mengirimkan kaos tersebut untuk seluruh peserta? saya tidak tahu, yang penting saya dapat kaos dan alhamdulillah sekali. Sekian posting saya tentang rejeki Kaos Putih dari Kontes SEO Toyota 2011. Mohon maaf tidak bisa menyertakan foto, karena belum ada temen yang main ke rumah dengan membawa kamera, hehe.

        Selasa, 28 Desember 2010

        Kertas Bekas Tampilan Baru Blogku

        Bosen dengan template lama saya, kemudian saya ganti template blog ini dengan template Kertas Bekas ini. Karya Dzignine. Tanpa iklan dari adsense camp dan paneniklan. Lebih bersih tanpa author box, dll. Sayangnya halaman kontak produksi google docs nggak begitu bagus tampil di blog ini. Tapi ada in line text advertising dari infolinks. Semoga ada yang ngeklik infolinksnya. hehe. Sekian, hanya sekedar info saja.

        Sabtu, 25 Desember 2010

        Paybox Diluncurkan untuk Alternatif Paypal

        Paybox Diluncurkan untuk Alternatif Paypal. Bagi pecinta shopping online tentunya sudah sangat akrab dengan paypal yang merupakan alat pembayaran online yang terhubung dengan kartu kredit atau bank Anda. Baru-baru ini ada sebuah perusahaan yang baru diluncurkan yang akan menjadi alternatif paypal. Dalam masa peluncuran ini paybox memberikan keuntungan bagi para pendaftarnya, antara lain:

        1. $ 25 setelah kita mendaftar,
        2. $ 10 setiap member yang kita referensikan,
        3. $ 20 setiap kita log in dan menyelesaikan survey,

        Jadi, tunggu apalagi, mari bergabung dengan paybox. Oh ya, kita tidak perlu repot-repot mempunyai kartu kredit, karena paybox akan memberikan kita kartu kredit. Tapi kapan saya nggak tahu, soalnya masih dalam masa pre launching dan menurut info dari sobat blogger paybox akan resmi digunakan pada tahun 2012. Silahkan menuju paybox.me untuk mendaftar. Terima kasih.